Monday, September 19, 2011

Ngeblog yang Sederhana

Saya masih belajar menulis. Pernah menjadi wartawan bukan jaminan lancar menuangkan kata-kata. Dulu dituntut 3 berita minimal dalam satu hari biar masuk kredit point. Kadang agak nakal juga, sehari nulis 6 berita tapi dimasukkan ke sistem folder jaringan internal kantor yang akan dibuka redaktur esok harinya. Jadi bisa libur santai-santai selama satu hari, hehe. Maaf Pak Yusran, atas kelakuan anak buahmu ini.

Saya cukup sering mendapat nilai Bahasa Indonesia di raport ketika sekolah di SMP dan SMA. Itu juga bukan jaminan menulis sederhana. Malah, kadang saya terjebak bahasa baku, sesuai EYD, kalimat efektif, deelel.. Saya belum menemukan bagi diri saya sendiri, otak saya sendiri, dan jari saya sendiri, bagaimana menulis yang lancar, sederhana, langsung dari batin. Jika teman-teman bisa membantu dengan saran2 saya sangat senang sekali.

4 comments:

  1. Tulisan yang baik adalah tulisan yang bisa dimengerti oleh yang membacanya,, klo tulisan bagus tapi kaku alhasil yang membaca bosan dan nga ngerti,, bukan begitu??? salam dari Paket Umrah 2012

    ReplyDelete
  2. tulis aja yg dipikirkan, gak usah mikir apa yg mau dituliskan, hehehe...gitu ya gan. salam, mangga mampir.

    ReplyDelete
  3. nulisnya malam hari diiringi hujan gerimis, tembang balada, segelas kopi anget dan ubi goreng

    ReplyDelete
  4. kasus yang dialami bang amin, mungkin hampir sama dengan yg saya alami, tetapi menulis bebas mengalir apa adanya, bisa berupa shering informasi dan pengalamn menarik nampaknya lebih seru

    ReplyDelete