Wednesday, September 24, 2008

Lelap Usai Berkarya



Kelelahan adalah obat insomnia. Tukang kebun di Taman Pramuka Kota Bandung, terlelap usai menyapu bersih daun-daun dan sampah di taman itu, Minggu (21/9) siang.

Tidur lelap di bawah pohon rindang beralaskan tikar pandan yang sudah sobek pinggirnya. Minggu siang di suasana bulan puasa, benar-benar syurga sesaat untuk pekerja penyapu taman itu. Tidur yang nikmat adalah kombinasi antara kepuasan hasil kerja dan suasana yang memadai. Tukang kebun itu, mendapatkan semuanya.

Saat melihat bapak itu, saya tepekur lama. Berdiri di sampingnya sambil mengarahkan kamera beberapa kali. Dan, dia sama sekali tidak terganggu dengan kehadiran saya. Toh, mobil dan motor yang lalu lalang di jalan besar sekitar lima meter dari tubuh itu, sama sekali tidak menimbulkan kebisingan baginya. Lelap tetap menyelimuti.

Bahagia, tenang, bersahaja, apa adanya dan menikmati yang diberikan Tuhan pada hamba-Nya. Kesyukuran tiada habis akan apa yang diperoleh. Kepuasan atas hasil kerja dan karya, meski hanya onggokan dedaunan kering di Taman Pramuka. Itu justru adalah cermin profesionalitas dan kehambaan bernilai ibadah.[]

No comments:

Post a Comment