Thursday, May 10, 2007

Demi Matahari


Entah mengapa, tiba-tiba surah al-Syams menancap kuat di benak saya. Dan saya yakin, 150-an peserta Training ESQ Profesional Angkatan 21 Banjarmasin mengalami hal yang sama. Kalimat "Wasyamsi wadhuha ha..." itu diterjemahkan dan menjadi ciri khas para alumni ESQ. Bagaimana tidak, setiap awal sesi, trainer kami (Legisan Sugimin) selalu mengawali presentasi dengan potongan ayat itu.

Saya baru saja pulang dari sebuah petualangan religius dan spiritual. Selama tiga hari (Jumat-Ahad, 4-6 Mei 2007), saya mendapat pengalaman yang cukup spektakuler. Bertempat di Hotel Banjarmasin International (HBI) Banjarmasin, tepatnya di Himalaya Ball Room, sekitar 200 orang berkumpul untuk bersama menikmati “karya ilmiah” yang disusun oleh spiritualis modern Indonesia: Ary Ginanjar Agustian.

Jika harus mengurai ilmu yang dijelaskan, jelas saya tidak akan sanggup. Selama 3 x 12 jam, mata, otak dan hati seluruh peserta dibombardir dengan keagungan Tuhan. Kenyataan ilmiah, bukti ayat Tuhan (qauliyyah—al-Quran dan kauniyah—alam semesta raya), dilengkapi dengan multi media yang menghabiskan 50.000 watt, tak mampu saya gambarkan melalui tulisan ini.

Saya rasa, jika Anda hanya membaca buku karya Ary Ginanjar tentang ESQ-pun tidak akan lengkap memahami petualangan spiritual itu. Saya sarankan, jika Anda juga ingin mendapatkan pencerahan spiritual itu, ikutilah pelatihan ESQ. Di setiap kota sudah ada cabangnya. Bahkan ESQ sudah go international, sudah pernah diadakan di beberapa kota di dunia, baik Eropa, Amerika, Asia maupun Afrika.

Hanya saja, memang harga pelatihan agak mahal. Semoga masalah biaya ini bisa dipertimbangkan oleh korporasi yang mengurusinya. Sangat sayang jika “pencerahan” ini hanya dinikmati orang-orang berdompet tebal.

Saya tidak akan menceritakan kembali apa yang dituturkan oleh trainer kami, Mr. Legisan Sugimin, seorang pemandu spiritual yang luar biasa itu. Tapi, saya ingin menggambarkan momentum menarik yang cukup berbekas di benak dan terekam secara jelas dalam memori. Yang paling teringat jelas adalah multi media yang digunakan. Untuk dua hari pertama ada dua layar selebar 2 x 3 m yang diletakkan di depan kami, di hari ketiga satu layar 3 x 4 ditambahkan. Selain itu, sound system berkekuatan 50.000 watt bersuara menggelegar di telinga, namun tidak membuat gendang menjadi sakit.

Berikutnya, ustadz Legisan Sugimin memberi penjelasan tentang tata surya. Bagian langit yang padat bintang dan tampak semarak di kala langit cerah sekali--di Indonesia dikenal dengan sebutan Bimasakti. Hamparan bintang itu keseluruhannya tampak bagaikan ban yang mengelilingi bumi. Dalam era astronomi modern analisis bintang-bintang itu menyebar membuktikan bahwa sekitar 400 ribu juta bintang, termasuk di dalamnya Matahari, berada dalam satu tatanan. Bimasakti adalah suatu pulau bintang dan tatasurya kita berada di dalamnya. Bentuk tatanan itu mirip sekali dengan sebuah cakram yang bergaris tengah 100 ribu tahun cahaya atau 950 ribu trilyun km. Di jaman dahulu orang Yunani menamakan Bimasakti dengan sebutan Galaksi, orang sekarang mengartikan galaksi sebagai suatu tatanan atau pulau bintang.

Di luar galaksi Bimasakti terdapat banyak sekali galaksi lain, berada dalam kelompok-kelompok yang disebut gugus galaksi. Sekitar 18 galaksi yang berada dalam satu gugus dengan Bimasakti disebut Gugus Lokal. Galaksi-galaksi itu ada yang berbentuk spiral, spiral bergaris, ellipsoid, mirip bola dan ada pula yang tidak teratur. Kenyataannya gugus-gugus galaksi itupun cenderung terkelompok-kelompok dalam gugus-gugus besar.

Selain berputar pada porosnya masing-masing, galaksi bergerak saling menjauhi, menunjukkan bawa di jaman dahulu saling berdekatan dan bahwa pada suatu waktu berawal dari suatu gumpalan pada 15 milyar tahun lalu meledak, menyebabkan energi tersebar dan membentuk ruang yang makin lama makin besar, galaksi-galaksi terbentuk dan bergerak karena dorongan tenaga dari pusat ledakan itu sampai sekarang. Teori ledakan itu dikenal dengan sebutan teori Big Bang. Sampai di sini, trainer memberi tekanan: al-Quran sudah menceritakan hal ini seluruhnya, 14 abad yang lampau. Maha benar Allah, dengan segala firman-Nya.

Selanjutnya, coba kita simak tulisan seorang ESQ-er dari Amsterdam Belanda berikut ini, setidaknya bisa mewakili perasaan saya dan seluruh peserta ESQ. :

99 Asma Allah dan 99 Pasang Mata

Demi matahari dan sinarnya di pagi hari
Dan bulan apabila ia mengelilingi

Dan siang apabila ia menerangi

Dan malam apabila ia menutupi

Dan langit beserta segala binaannya

Dan bumi beserta segala yang di permukaannya

Dan jiwa beserta penyempurnaannya.


Allah mengilhami sukma kebaikan dan keburukan

Beruntunglah mereka yang mensucikannya
Dan
merugilah mereka yang mengotorinya

Di sebuah pagi, air mata tumpah dari 99 pasang mata. Setelah 25 tahun, 30 tahun, 40 tahun, 50 tahun, dan bahkan 60 tahun, sang pemilik baru menyadari betapa selama ini dirinya belum 'mengenal' siapa dirinya dan siapa yang selama ini disembahnya. Dalam setiap sholat, mereka mengaku bahwa "Allah Maha Besar". Namun Ka'bah yang bersemayam di dalam hatinya masih penuh dengan berhala yang mereka 'besar'-kan: keangkuhan, keakuan, kesombongan, kepandaian, kecantikan, kekayaan, jabatan, anak, ... Sungguh mereka akan ngeri jika bisa melihat 'wujud' non-fisik dari berhala yang mereka pelihara. Sungguh menyeramkan. Selama ini pengakuan tersebut adalah pengakuan yang bohong!

Bagaimana jika sehari sebelumnya mereka sudah dimasukkan ke liang lahat? Dikubur bersama berhala-berhala yang selama hidup disembahnya dengan penuh perhatian, curahan waktu, perjuangan yang keras? Bukankah belum dikatakan beriman jika dalam hati mereka masih ada setitik kesombongan? Air mata pun tumpah dalam ketakutan akan dipanggilNya sementara Ka'bahnya masih dihuni oleh berbagai berhala.

Kedua mataku ada di antara pasangan mata itu. Dan mata hatiku ada di antara hati-hati yang diperlihatkan segala perbuatan yang selama ini telah dikerjakan oleh kedua tangan dan kakinya. Kesombongan pikiran, kerendahan nafsu pandangan, kemalasan dan kekosongan selama menghadapNya, kelalaian, satu per satu diputar dalam layar ingatan.

Tangan dan tubuhku bergetar seperti dawai gitar yang dipetik. Mulutku terbuka kuat seolah ada sebuah tangan besar sedang masuk dan mencari sampah dalam dadaku yang terangkat. Kulihat bumi yang kupijak, udara yang kuhirup, air yang membasuh tubuhku, semua memuji Sang Pencipta dengan nama-namaNya yang mulia: Yaa Wakiil (Maha Pemanggul), Yaa Hayyu (Maha Hidup), Yaa Muhyii (Maha Menghidupkan). Sungguh, kulihat kekuasaanNya selalu melingkupiku. Aku tidak bisa lari dari Nya. Namun apa yang selama ini aku perbuat tepat di depan MataNya? Allaaaaaaaaaaaaaahh.. aku malu padaMu... Allaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah... Aku tersungkur serendah-rendahnya.

***

Copernicus digantung karena melawan pendapat gereja waktu itu. Dia sampaikan bahwa bumi yang dipijak manusia bukanlah pusat alam semesta. Bumi berputar mengelilingi matahari.

Sementara itu, ratusan tahun sebelumnya, seorang yang ummi dari padang pasir menyampaikan kepada kaumnya tentang perputaran dan garis edar bumi, tentang bersatunya bumi dan langit yang kemudian dipisahkan, tentang sebuah ledakan hebat yang menampilkan pemandangan indah seperti mawar merah.

Apa yang dikatakan orang-orang kepadanya waktu itu? "Sungguh, kau idiot, kau pembohong!" Jika aku hidup di jamannya, dengan berhala yang masih bersemayam dalam ka'bahku, mungkin aku termasuk orang-orang yang bicara begitu kepadanya. Bersyukur aku hidup sekarang, tatkala semua yang disampaikan sudah dibuktikan oleh kemajuan ilmu pengetahuan. Aku tidak mengatakannya. Namun, dimana aku tempatkan kitab yang berisi kebenaran itu di hatiku? Hatiku penuh berhala. Hatiku diisi dengan rasa diri sudah benar, dan kadang merasa paling benar. Bukankah ini sama saja dengan bilang, "itu semua bohong"?

***

Sungguh, semua yang ada di langit dan di bumi bersujud dan bertasbih kepadaNya dalam keadaan suka rela atau terpaksa. Manusia berjalan di atas bumi mengelilingi ka'bah. Bulan berputar mengelilingi bumi. Bumi berputar mengelilingi matahari. Matahari berputar mengelilingi pusat galaksi Bima Sakti. Galaksi juga berputar mengelilingi pusat milyaran galaksi. Dalam atom-atom yang membentuk kulit, tulang, mata, rambut manusia, semua elektron berputar mengelilingi inti atom. Semua berputar dalam orbitnya. Semua bertasbih: Yaa Muhaimin (Maha Memelihara), Yaa Qohhaar (Maha Perkasa), Yaa Baari' (Maha Menata), Yaa Qoobidh (Maha Pengendali), Yaa Waasi' (Maha Luas), Yaa Kabiir (Maha Besar), ...

Namun apa yang dilihat oleh kedua mataku? Hanya benda-benda astronomi yang ukurannya masif (luar biasa besarnya)? Hanya atom, elektron, nuon, dan nama-nama keren fisika? Hanya ukuran-ukuran super duper mega seperti jarak trilyunan tahun cahaya? Dan tak pernah mata hatiku melihat semua itu bertasbih kepadaNya seperti yang ditulis dalam kitab? Tak pernah hati ini tergetar melihat jumlah dan ukuran yang tak terbayang itu, dan tak pernah bola mata ini menitikkan kekaguman kepada Penciptanya? Diriku yang seukuran debu pun tak akan tampak jika dilihat dari ujung lain bumi, apa lagi dari ujung galaksi, mengapa selalu merasa urusannya melebihi alam semesta? Merasa paling benar dan bersikukuh dengan egonya? Sungguh diri ini tak mengenal siapa dirinya. Bagaimana dia bisa menjadi pemimpin manusia jika tentang dirinya saja dia tidak tahu? Atau bagaimana dia bisa dengan sombongnya merasa pikirannya benar dan harus diikuti orang lain sementara pengetahuan tentang dirinya sendiri tidak benar?

***

Betapa diriku belum mengenal dirinya sendiri. Seperti orang gila yang tidak mengerti apa yang diucapkannya. Sebuah percakapan yang sangat agung dan paling istimewa diucapkannya dengan lalai setiap hari:

Dalam sebuah malam yang mulia, sang utusan menghadap Tuannya. Diucapkannya salam dengan penuh rindu dan cinta: "Segala keselamatan, barokah, kebahagiaan, dan kebaikan hanyalah bagi Tuanku."

Sang Tuan yang juga penuh rindu dan cinta menjawab salam sang kekasih, "Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepadamu, wahai kekasihKu, berserta rahmat dan berkatNya."

Sang utusan yang berhati mulia, meski berjarak trilyunan tahun cahaya, tak pernah melupakan umatnya yang masih terlelap di bumi, "Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada kami dan juga kepada hamba-hambaMu yang soleh-soleh."

Para makhluk cahaya yang menyaksikan percakapan itu terharu melihat kemurahan Sang Tuan dan kemuliaan sang utusan. Mereka pun serentak mengucapkan, "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hambaNya dan utusanNya."

Kemudian manusia di bumi mengucapkan shalawat kepada sang utusan.

Namun, apa yang terlintas dalam hati dan pikiranku kala setiap hari kuucapkan percakapan agung itu? Bukankah aku tiada beda dengan orang-orang yang sakit jiwanya, tidak mengerti apa yang mereka ucapkan? Bagaimana bisa diriku yang sakit ini bisa merasa begitu benar dan urusannya melebihi luasnya alam semesta?

Yaa Rohman, Yaa Rohiim... sungguh Engkau Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dengan ijin dan hidayah dariMu, diri ini bisa mengenal dirinya. Dan pada tanggal 14 Mei 2006, air mata terakhir dari 99 pasang mata itu tumpah, dalam sebuah sujud syukur. Engkau pun berkata, "HambaKu telah kembali memanggilKu."

Ismail Fahmi
PPME Amsterdam, 14 Mei 2006

Terakhir, seluruh ESQ-er jelas sangat hafal dengan salam semut (cipika-cipiki sesama jenis), dan salam semangat khas ESQ ini:

Selamat pagi !!
Satria ESQ..go...go...go!!
Satria ESQ..fight...fight...fight!!
Satria ESQ..win...win...win!!
SAtria ESQ..165!!
ESQ..YES!!

9 comments:

  1. Assalammualaikum

    Salam 165

    Sembari menahan getar di kalbu dan air mata di pelupuk saya baca tulisan ini. Dan alhamdulillah rasa yang sama juga saya rasakan.Tak terbandingkan

    Semoga kita selalu dalam bimbingannya...

    Sofyan
    Alumni Bali

    ReplyDelete
  2. Assalammukum. wr. wb.
    Salam 165

    Saya mengalami apa yang telah lebih dulu anda alami. Mudah2an pengalaman ini bisa menjadi bekal buat kita untuk menjadi insan yang lebih baik..

    Posting anda, akan sangat berguna untuk memberikan gambaran bagi para sahabat kita yang belum pernah mengikuti ESQ. Terima kasih.

    Wassalam

    ReplyDelete
  3. salam 165...

    selepas menghadiri training ESQ angkatan 32...sy kini lebih mengerti serta benar2 meyakini apa yang tertulis di dalam al-quran.Bkn sebelum ni tidak mengerti...tp kurang keyakinan..dengan izin allah dan bantuan ESQ,sy dapat membina keyakinan yang kukuh tentang isi kandungan al-quran tersebut...Training yang benar2 lain dari apa yang pernah saya ikuti sebelum ini..Bagus untuk semua org.

    ReplyDelete
  4. assalamualaikum..
    PAGI !!!

    senang bisa baca kesan kakanda di blog ini sehingga mengingatkan lagi tentang spritual experience di ESQ. tapi, jujur saja, saya agak terganggu dengan tulisan

    "Hanya saja, memang harga pelatihan agak mahal. Semoga masalah biaya ini bisa dipertimbangkan oleh korporasi yang mengurusinya. Sangat sayang jika “pencerahan” ini hanya dinikmati orang-orang berdompet tebal."

    kenapa saya terganggu? karena kakanda mungkin lupa bahwa ESQ juga memberikan training gratis kepada puluhan ribu: guru, kaum dhuafa, anak yatim di panti asuhan, di penjara, dll. semua itu bagian dari kepedulian ESQ LEADERSHIP CENTER kepada yang dari segi ekonomi kurang beruntung. kemudian, "harga training" pun variatif karena untuk mahasiswa jauh lebih murah sedangkan fasilitas yang di dapatkan sama sebagai alumni lainnya.

    mungkin tulisan ini mengingatkan lagi, agar pembaca lain juga mengetahui ada sisi lain yang berimbang dan proporsional tentang pemberitaan ESQ.
    wassalam.


    mendra

    ReplyDelete
  5. Assalamu 'alaikum

    3 hari training ESQ rasanya tidak cukup....
    1 minggu rasanya masih kurang,
    1 bulan belum tentulah terpuaskan....
    sebegitu banyak pengalaman dan pencerahan
    yang dapat kita rasakan dan alami....

    kenyataan ini sungguh sangat indah...
    keindahan ini sungguh sangat nyata
    saat kita tersadar begitu indahnya bersaudara
    begitu besarnya nikmat yang Allah telah berikan pada kita
    namun selalu kita mengingkarinya....

    rindu akan esq....
    rindu akan sang khalik yang maha menghidupkan dan maha segalanya.....

    Allah Maha Besar

    ReplyDelete
  6. assalmulaikum ww wb

    dulu semua orang mengalami yg sama ketika training..dengan penyampaian dengan teknologi abad ini..hingga menyrentuh posisi alpa...hanya disayanagkan,,,tidak ada pengkaderan alumni setelah training....dulu begitu terasa persaudaraan antar alumni walau siapapun dia..

    sekarang alumni banyak berpecah...karna taka ada satu pimpinan yang jelas...yang mengurusalumni yg sudah hamapir 700 ribu..merupakan potensi luar biasa untuk meperbaiki umat baik dari segi egama..ekonomi...dengan latar belakang alumni mulai dari jendral sampai tukang ojek..dari berbagai negara...sangat disayangkan ...jadi belum ada training yg bisa menpersatukan alumni dalam jangka waktu yg lama..semuanya hanya bersiafat sementara...

    ReplyDelete
  7. salam 165 :)
    semoga hidup kita mendapat keredhaan-NYA.
    amin..

    ReplyDelete
  8. di era sekarang ini, semua orang menginginkan sukses , entah itu sukses dalam bidang rumah tangga, pekerjaan dan lain sebagainya. banyak yang menempuh jalan pintas seperti Pesugihan namun sangat di sayangkan hampir semua orang tidak mengetahui cara sukses yang benar dan terbukti ampuh mengantarkan orang ke gerbang kesuksesan, tanpa Ilmu sukses banyak dari mereka yang terjebak dengan cara instan yang akhir nya malah membuat mereka terpuruk dalam meraih keadaan yang jauh dari kata sukses , untuk itu proses untuk meraih kesuksesan juga perlu untuk diperhatikan. untuk anda yang ingin meraih kesuksesan kami tawarkan sebuag rahasia sukses yang akan menuntun anda meraih kesuksesan. silahkan klik disisni =>Rahasia sukses

    tambahan , informasi tentang Pesugihan halal silahkan klik disini => Pesugihan tanpa tumbal , Batu Mustika , Batu Bertuah

    Percayakah Anda dengan membuka aura seseorang bisa menunjang kesuksesan dan meraih kekayaan serta membuat anda tampil lebih mempesona. .

    kami punya jawabanya silahkan klik disini Cara buka aura, Cara membuka aura wajah,Cara membuka aura Jodoh

    jika Anda ingin membuka Aura kami juga melayaninya GRATIS hanya di bulan ini.

    silahkan klik disini=> Buka Aura Gratis

    ReplyDelete